Recents in Beach

header ads

Sejarah Lumajang Diusulkan Masuk Kurikulum



Oleh : Harry Purwanto

Belum masuknya sejarah Lumajang dalam kurikulum muatan lokal pendidikan amat disayangkan oleh Komunitas Mahasiswa Penduli Lumajang (KMPL). Akibat tidak dimasuknya sejarah Lumajang, banyak sekali pelajar dan mahasiswa yang tidak tahu.

"Dispendik sangat perlu memasukan sejarah Lumajang dalam kurikulum sekolah," kata Qosim, mahasiswa asal STKIP PGRI LUmajang saat diskusi mengenai sejarah lokal dalam pendidikan di Warung Gaul Armada.

Dia menambahkan, seharusnya untuk membangunan mental dan moral pelajar Lumajang harus ada pelajaran tentang sejarah lokal. Sehingga dengan adanya sejarah lokal masuk dalam kurikulum dan mata pelajaran akan menjadikan pelajar, mahasiswa dan pemuda lebih mencintai daerah asalnya.

"Semangat Lumajangan bisa dibangun melalui sejarah lokal yang dimasukan dalam kurikulum pendidikan," ungkapnya.

Hal senada disampaikan, Agus Soleh, mahasiswa asal STIH Lumajang, sejarah lokal harus dimasukan dalam kurikulum pendidikan muatan lokal untuk mengenalkan semangat, spirit dan perjuangan tokoh lokal.

"Jadi pendidikan sejarah lokal sangat bagus untuk pembangunan identitas jadi diri pelajar, mahasiswa dan pemudanya," ujarnya.

Sementara, Santoso, staf pengajar Mojosari 2 Kecamatan Sumber Suko mengatakan, sejarah lokal Lumajang sangat bagus dimasukan dalam kurikulum pendidikan. Sehingga semangat lokal tokoh dalam sejarah dan perjuangan bisa diketahui oleh siswa.

"Sejarah lokal masuk dalam kurikulum pendidikan memang perlu," ujarnya.

Namun, bagi staf pengajar harus menyaring semua nilai-nilai semangat yang terkandung dalam sejarahnya, baik dan buruknya. "Saat Lumajang harus dibangun dengan sejarahnya," pungkasnya.

Post a Comment

0 Comments