Recents in Beach

header ads

Ada SMS Pak Beye “Marah”, Negara Banyak Utang “Diem”





Melihat sebuah berita di media cetak, online dan televisi, Bapak Presiden kita, Beye,  tidak diterima dan menanggapi “Marah” ada sebuah SMS kasus Nazar menghubungkan dengan dirinya menyebar dimasyarakat. Namun, saat ada berita soal negara kita memiliki Utang lebih dari 100 Milyar dolar dan ada yang bilang Utang RI Capai Rp 1.588,02 Triliun, Pak Beye tidak tersinggung dan menangapinya “Diem”.

“Aneh memang ada SMS pak Beye Marah, Negara banyak Utang Diem,” kata Karno, tukang becak yang setiap hari membaca koran di depan LP Lumajang.

Melihat celoteh Karno, rekan sesama tukang becak melonggoh dan tak menyangkah tukang becak yang terkenal pendiam bisa marah saat membaca presidennya marah karena sebuah SMS. Namun, Karno tidak memperdulikan rekan-rekanya yang memperhatikan dirinya dan terus menyelesaikan membaca koran.

Kemudian, Harto tukang becak lainya nyeletuk, Seorang yang suka marah karena SMS adalah orang politik. Sehingga seorang politikus sangat sensitif bila namanya disebut dan dihubung-hubungkan dengan orang dekatnya yang salah.

“Mana ada orang politik yang mau disalahkan, orang politik banyak omongnya dibanding kerja,” ujar Harto.

Melihat percakapan para tukang becak yang kritis baru saya ketahui saat menjengguk seorang teman yang ditahan karena membeli kendaran bermotor dan dianggap penadah oleh aparat penegak hukum. Ternyata, rakyat sangat memperhatikan berita yang ditayangkan oleh media massa.

Jadi melihat pak Beye marah, bisa diharap maklum, karena tidak bisa maju lagi untuk menjadi presiden sehingga untuk menjaga nama baiknya. Namun, Rakyat ini memiliki  Presiden sepeti Pak Beye yang sensitif pada SMS dan mengelar konferesi pers hanya membersihkan namanya saja. Sungguh tidak menyangka Presiden  yang bijaksana dalam menyikapi persoalan bangsa, bisa marah karena SMS .

“Tapi jangan lupa, pak Beye marah bisa juga menarik pupolaritas dari kasus Nazar, dia khan orang Politik,” Kata Harto.

“Eling rek, awak dewe iki tukang becak, senange wong politik buat cari dukungan lek pilakda atau pemilu, ayo wes ojo ngrususi presiden, Presiden gak ngurus kita cari rejeki dan penumpang, SMS kok repot” kata Cak Dur yang ikutan nyeletuk.

Post a Comment

0 Comments