Recents in Beach

header ads

Asing Intervensi 72 Undang-undang Indonesia




Mengikuti diskusi di hari kelahiran Pancasila dengan tema “Meneguhkan Pancasila, Menegakkan Kedaulatan Rakyat” di Paseban Agung Sonyoruri Kaki Gunung Lemongan Desa Papringan Kecamatan Klakah, Selasa (31/05/2011) dikagetkan oleh salah satu Narsumber. Bambang Budiono, direktur HAM Universitas Airlangga Surabaya menyampaikan produk hukum yakni 72 Undang-Undang yang disahkan pemerintah yakni Eksekutif dan Legislatif hasil intervensi asing.

Kebijakan yang dihasilkan pemerintah sering memihak pada investor Luar negeri, baik kebijakan ekonomi, pertambangan migas, perdagangan, kelautan dan lainya. Sehingga Undang-Undang yang dihasilkan tidak pro rakyat sesuai dasar negara yakni Pancasila.

“Kalau Undang-Undang hasil intervensi asing, ini yang namanya Neokolonialisme,” kata Bambang saat memberikan materi diskusi.

Dia menambahkan, akibat campur tangan asing, kebanyakan kebijakan yang dibuat memihak para investor asing ketimbang lokal. Apalagi dari 75 persen Migas yang ada di Indonesia ditambang oleh pisang Asing ddalam bentuk perusahan.

“Kalau undang-undang kita sudah diatur oleh asing, rusaknya Indonesia,” kata Iskandar peserta Diskusi.

Sungguh mencengangkan adanya produk hukum yang mengatur hajat hidup orang banyak dikuasi asing. Sehingga rakyat Indonesia tetap dijadikan buruh atau budak asing dalam mengelola Sumber Daya Alam.

“KIta yang punya sumur, orang asing yang meminum,” ujar Iskandar yang baru mengetahui Indoesia sudah bobrok.

Melihat Undang-Undang yang merupakan hasil dari pemerintah yakni Eksekutif dan Legislatif diintervensi asing temuan Direktur HAM Universitas Airlangga Surabaya dari Badan Intelejen Indonesia (BIN) sungguh miris di hari kelahiran pancasila, Rabu (01/06/2011) besok. Sekarang mau dibawa kemana Pancasila sebagai dasar negara ini yang dicabik-cabik pemimpin saat ini.

Post a Comment

0 Comments