Recents in Beach

header ads

Renungan Sang Malam Dikala Pagi



Sulit mata dipejamkan, serasa dunia semakin tua. Hewan malam mulai tak nyaring lagi sebagai penanda waktu dunia.

Angin-pun tak mau bertiup menyapa dingin malam. Akibat kesombongan manusia menciptakan kincir angin.

Musim-pun tak lagi tentu waktu. Musim kawin hewan dan tumbuhan juga tak terarah, melawan keangkuhan manusia.

Benarkan dunia sudah edan, membuat manusia lupa daratan. Lautpun tak lagi tenang, ombak besar tsunami-pun jadi hantu keangkara murkaan manusia.

Agama bukan lagi sebuah ageman dalam kultur Jawa, tapi sebuah aksesoris zaman. Manusia sudah lupa makna nilai kehidupan, demi kemewahan dunia.

Kini hanya tinggal harapan dan do'a yang digunakan disaat tak punya pegangan dikala dunia terkoyak dari makna kehidupan. Malam tak lagi gelap, siang pun tak ubahnya waktu terang. Hanya pagi awal dari sebuah harapan bagi manusia mencari Tuhannya.

Bukan waktu malam, siang dan pagi sebagai penanda kerasnya manusia menantang kehidupan. Tapi, ini soal memahami waktu kemana hati melangkah atas makna nilai kehidupan.


‪#‎hidup‬
‪#‎kehidupan‬

Post a Comment

0 Comments