Recents in Beach

header ads

Bola Senja Wujudkan Identitas Lumajang



Lapangan hijau kutemukan kegembiraan, mengejar bola dan menendangnya.  Bersenggolan, jatuh dan tertawa cekikikan membuat kami tak jera. Kerjasama tim senantiasa dilakukan demi raih kemenangan. Gol....! kami pun bersorak kegirangan entah itu penentu kemenangan atau kekalahan.

Bermain di sore akhir jelang mangrib, sebelum mengaji. Bolapun dari plastik direbut banyak orang, itu saat kecilku. Bermain dilapangan halaman sekolah dasar, berbagai kelompok usia berkumpul olahraga sore.

Sepakbola memang olahraga sederhana siapapun bisa ikutan main, tak perlu punya fisik dan skill bagus. Bisa nendang bola sudah cukup. Seru dan menyehatan sebuah sore dikala itu.

Kini Lumajang punya klub "Semeru FC" Liga 2 Indonesia, saya ada dibagian orang-orang itu untuk mengurusi. Pengalaman di Surabaya mengajarkan, bagaimana membumikan klub sepak bola dengan identitas tentang sejarah dan jatidiri orang Lumajang. Kita ingin, Lumajang bagian dari Kultur sepak bola.

Tahun lalu, The Lava yang dianggap sebelah mata di liga 2. Ternyata mampu jadi kuda hitam, mengejutkan dan nyaria lolos ke 8 besar, kalau saja si Bajol ijo tidak kalah dari tamu. Iya, Nyaris saja.

Tahun ini, dengan persiapan tim lebih jauh hari. Seakan mimpi dan cita-cita, tim sepak bola Lumajang berprestasi dan juara bisa dicapai. Namun itu butuh kerja keras, perjuangan dan do'a. Khususnya dukungan masyarakat ke Stadion untuk memotivasi pemain dari pinggir lapangan. Ya, pemain ke 12 penentu dari kesuksesan sebuah klub. Sepak bola tanpa penonton, ibarat makanan tanpa garam.

Liga 2 sebentar lagi diputar, digelar dipenjuru pelosok negeri dengan 24 klub dibagi 2 wilayah, Timur dan Barat. Soekarno menjadikan sepak bola ajang pemersatu bangsa dan promosi ke bangsa lain, jika Indonesia bangsa yang merdeka. Dibangunlah, stadion Gelora Bung Karno (GBK). Mengikuti olimpiade dan kejuaraan piala dunia. Sepak bola juga wujudkan identitas bangsa pejuang.

Lumajang di kaki gunung Semeru sebelah timur, dengan Semeru FC Ingin mewujudkan mempersatukan masyarakat Lumajang dalam sebuah olahraga. Membangkitkan semangat sosok pekerja keras dan memiliki cita-cita setinggi puncak tertinggi di pulau jawa. Sepak bola bukan hadir sebagai hiburan, tapi mewujudkan Lumajang bisa, mampu dan berprestasi. Bukan hilang dalam peta sepak bola negeri.

Lumajang, 18 April 2018

Post a Comment

0 Comments