Recents in Beach

header ads

Indonesia dari Trending ke Piala Dunia




Sejenak kita lupa kemarin mau Pilpres. Hari ini, dunia sepak bola negeri bergembira.  Trending di ciutan #timnasday.  Indonesia juara AFF U16 2018, semua gembira dan senang. 

Piala ini kado terindah, sang Presidenpun mengucapkan selamat. Semuanya sedang merayakan didunia maya, up date status. 

Stasiun TV yang menyiarkan meraih ratting tinggi. Trending timnas mengalahkan calon pilpres kemarin. Ya, kita bangga Indonesia juara mengobati di AFF U19 gagal kemarin di Gelora Delta Sidoarjo. 

Sejak Jum'at(9/8) malam, ribuan warga Indonesia antri untuk mendapatkan tiket hingga, Sabtu(10/8) sore. Pihak panpelpun harus menyedikan 3 layar raksasa bagi supporter timnas diluar stadion sebagai obat kecewa tidak bisa mendapatkan tiket. 

Saya kutipan dari pernyataan Djoko Driono, Waketum PSSI "Bila sepak bola Indonesia maju dan menang, setengah persoalan bangsa ini selesai,". Saya tak bisa membayangkan jika Timnas lolos ke Piala Dunia, seperti apa atmosfer pertandingannya. 

Supporter Indonesia sangat fanatik dan militan, ada Bonek, Bobotoh, The Jack, Arema, BCS, Panser, Tridatu dan lainnya. Jika mereka bersatu, atmosfer piala dunia makin heboh. Bukan saja dipertandingan, tetapi juga dunia maya semua pada update status dan ciutan di medsos makin nyaring. 

Sepak bola di Indonesia ada dan dibawa Kolonial dikenalkan ke pribumi. Saking, antusiasnya pribumi membuat kolonial was-was, karena jadi ajang kumpul rakyat Indonesia. Bahkan, para Founding Father juga mengandrungi bola sepak untuk olah raga dan membaur dengan pribumi tertindas di perkebunan, pabrik dan pedagang. 

Sepak bola dijadikan tempat perjuangan, tak salah jika ada jiwa nasionalisme tumbuh dan berkembang. Bahkan, Kolonial memasang tulisan dipintu stadion  atau lapangan, Anjing dan Pribumi dilarang masuk. Olah raga mempertemukan 11 lawan 11 pemain seakan dirampas dari kebahagiaan/kemerdekaan bangsa. Tak salah, api perjuangan oleh Soeratin di tiupkan, saat Hindia Belanda diundang sebagai peserta Piala Dunia 1938 di perancis. 

Saat itu, Indonesia dibawah kekuasaan Hindia Belanda salah satu negara di Benua Asia pertama berpatisipasi di pagelaran Federasi sepak bola dunia (FIFA, kini) dan di Asia Tenggara yanga pertama pula ikut Piala Dunia. Saya yakin, Indonesia akan ke Pesta Bola sejagad, sejarah mencatatnya. Indonesia Bisa dan pasti bisa.

Post a Comment

0 Comments