Recents in Beach

header ads

Kawasan Wisata Tirai Semeru Lumajang

Foto Hutan Bambu  Sumbermujur y Rudi Mulyono

Geliat wisata di Kecamatan Candipuro sangat pesat dan begitu memanjakan pengunjungnya. Alam pedesaan di kaki Gunung Semeru bak hijau permadani dunia terhampar dengan budaya kearifan lokal sebagai kawasan agraris.

Dalam 2 tahun terakhir, obyek wisata alam Hutan Bambu menjadi primadona baru bagi para pengunjung wisata lokal maupun luar daerah. Sebuah kekayaan hayati dan hewani dibawah puncak tertinggi di pulau jawa.

Untuk menuju ke Hutan Bambu di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro dari Kota Lumajang berjarak 30 kilometer ke arah barat. Pengunjung bisa menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi atau sewa rental yang sudah tersedia. 

Selama perjalanan, wisatawan akan disuguhkan keindahan alam kaki puncak tertinggi pulau jawa dengan hamparan pertanian. Jalan berkelok semakin membuat penasaran, apalagi melintas diatas jembatan aliran lahar Semeru. Bebatuan alam sebesar gerdu siskamling memanjakan mata.

Foto By Rizki Abdillah

Setiba di lokasi, Sebuah kawasan hutan bambu seluas 14 hektar sebagai penyangga ekosistem alam bumi khatulistiwa. Didalamnya ada sebuah sumber mata air yang mampu mengaliri ribuan hektar persawahan di Kawasan Candipuro. Apalagi, puluhan sumber mata air kecil juga semakin menasbihkan alam masih hijau nian.

Semenjak hutan bambu dikelola oleh Pemerintah Desa dibawah kepemimpinan Syafii bersama Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Mas Agus. Mampu menyulap, hutan bambu layak dikunjungi dengan memoles adanya kolam pemandian.

Bayangkan dalam 2 tahun mampu menjadikan sebuah tempat rekomendasi layak dikunjungi. Wisata alam dipadu menjadi wisata rekreasi keluarga. Disana banyak belajar bagaimana hubungan manusia dengan alam mampu mengilhami karunia ilahi.

Hewan liar seperti moyet dan kalong seakan tak tertanggu habitat aslinya. Hutan bambu direnovasi tak mengubah wajah alam dengan penyimapanan air murninya.

Kemudian munculnya, obyek wisata baru disana yakni taman Bunga yang digagas oleh masyarakat setempat dengan binaan warga keturnan negeri Matahari. Sekaan menambah atraksi wisata alam dikaki Gunung Semeru. Bunga yang dibudidayakan bisa menjadi buah tangan.



Dari Hutan Bambu, Wisatan bisa berkunjung ke Bukit Sawur tempat Pos Pematauan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro. Disana kita bisa melihat seperti apa ke-aktifan gunung api purba yang tak pernah tertidur. Dari jarum Seismograf manual menari-nari dari kanan kekiri diatas kertas putih. 

Selain itu, ada debuah diaroma kawasan rawan dari letuasan gunung Mahamaeru yang berkisah meninggalnya aktivias tahun 60-an Soe Hok Gie. Diaroma itu hasil kajian dari Badan Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Becana Geologi ( PVMBG) yang berkantor di Bandung-Jawa Barat. Disana kita bisa bertanya ke petugas, mengenai perkembangan aktivitas vulkanik, sekalian menambah ilmu pengetahuan tentang alam ini.

Pintu Masuk ke Gunung Wayang di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro

Sekitar 25 meter ada pintu masuk ke Gunung Wayang sebuah bukit yang menawarkan wisatawan sebuah destinasi wisata alam melihat secara keseluruhan kawasan Semeru. Atraksi gunung wayang tak jauh beda seperi Puthuk Setumbu di Magelang - Jawa Tengah. Tapi jangan salah, hawa dingin dan jauh mata memandang keindahan alam Semeru tak kalah mempesona.

Semenjak dijadikan tempat selfie anak muda dan diunggah media sosial. Kini, Gunung Wayang semakin populer bagi anak muda untuk berkujung. Derstinasi paling Istagrammable habis, apalagi saat pagi dan sore.



Tapi bagi pengunjung diharap hati-hati, karena untuk berkunjung kesana perlu kondisi fisik yang bagus. Karena, jalurnya masih jalan setapak dan tidak berundak-undak saat kita ke kawah Gunung Bromo. Jadi destinasi ini, untuk minat khusus.

Rangkaian obyek wisata antara Desa Sumbermujur dan Sumberwuluh tak salah bila disebut sebagai kawasan Obyek Wisata Tirai Semeru. Setuju apa tidak? silakan kalian kasih sebutan sendiri. 

Post a Comment

0 Comments