Recents in Beach

header ads

Fruit Man Isn't Codot


Ilustrasi by google.com

"Buah sering dipakai oleh siapa saja yang ingin diet mengatasi obsesitas. Jika salah dalam mengkonsumsi buah, bukan badan idela didapat. Tapi kegemukan. Fruit Man isn'at Codot."


Sejak awal tahun 2019. Di Kantor Forum Komunikasi Wartawan Lumajang (FKWL) selalu ada saja buah yang dijadikan camilan. Buah apa saja sering hadir dikala sejumlah teman wartawan sedang menyiapan berita untuk dikirim ke redaksinya.

Awalnya, disaat buah naga sedang jatuh harganya. Buah dari jenis kaktus digurun pasir mengalami stok panen melimpah. Sedangkan permintaan buah paling disukai warga Tionghoa sedang menurun.

Ketua FKWL, Achmad Arifulin Nuha sedang mengalami kenaikan berat badan. Entah, kenapa dia memilih untuk menstabilkan berat badannya dengan mengkonsumsi buah.

Manfaat Buah

Dari berbagai literasi, Buah memang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia untuk kesehatan. Sehingga, buah yang tumbuh dipekarangan atau disawah memiliki ekonomis tinggi. Itupun, jika tidak sedang panen serentak ditanam oleh kelompok masyarakat.

Hukum pasar selalu berlaku pada nilai buah. Jika permintaan banyak dan ketersediaan bahan baku sedikit. Pastinya mahal. Sebaliknya, jika permintaan rendah dan buah jenis apapun sedang melimpah bisa dipastikan harganya turun bak roll coster.

Buah dengan sedikit kandungan karbohidrat dan gula. Manfaat bagi tubuh mampu menjaga metabolisme. Mengkonsumsi buah bisa menjaga berat badan dan mengurangi munculnya penyakit berat pada manusia seperti asam urat, darah tinggi dan obesitas.

Namun, ada buah yang juga bermanfaat bagi tumbuh sebagai penganti nasi seperti pisang, melon, apukat dan semangka. Kandungan air, karbohidrat dan gula sangat tinggi.

Mengkonsumsi buah memang jangan berlebihan dan tidak baik bagi tubuh. 

Guyonan Buah

Ada guyonan bagi para konsumsi buah, bagi para orang sedang melakukan diet. Karena, buah sangat bagus dikonsumsi bagi penderita obesitas atau merasa kegemukan. Disebabkan pola makan yang salah.

Ada sebuah hewan sebangsa dengan kelelawar yakni Codot. Dia dalah hewan pemakan buah dan berkeluyuran pada malam hari. Bahkan disebut hama.

"Aduh cong, kok doyan buah," jelas Rahman pada Arif.

"Diet cong, biar sehat," balas Arif.

"Kerbau makan rumput aja gemuk, apalagi codot," jelas Rahman dengan meledek arif.

"Kok gak enak ngomongmu,"

"Lha iya, kalo diet makan buah, alasan saja,"

"Coba pake belimbing bulu, bagus juga,"

"Waduh, kok nyerang semua," ujar Arif dengan nada meninggi.

Ya, Ketua FKWL memang sedang lagi gandrung makan buah. Berat badanya nyaris sampai 1 kwintal menjadi bahan perbincangan. Untuk menurunkan berat badanya juga sering olah raga jalan kaki, naik sepeda dan jogging.


Pernah suatu hari. Saat sedang jogging siang hari. Menggenakan jaket pengeluar keringat. Saat lari di Jalan Lintas Timur, tiba-tiba mengelami dehidrasi dan matanya berkunang-kunang. Rohmad salah satu rekan wartawan dihubungi.

"Mad, ada dimana?".

"Ada di FKWL Cak!, ada apa," jawabnya.

"Bisa minta tolong, jemput aku," 

"Oke, tak berangkat," jelasnya.

Sekitar 20 menit mendatangi si Ketua dari Wonoayu. Rohmad tiba di FWKL dengan wajah dan senyam-senyum.

"Cak Arif, mau pingsan!"

"Kok Bisa Mad?"

"Lari siang gak kuat, di JLT minta tolong dijemput,"

Sejumlah rekan wartawan di kantor FKWL tertawa serempak. Mereka membicarakan keanehan pak Ketua suka buah hingga olah raga siang hari.

Kini buah menjadi konsumsi disaat wartawan sedang berkumpul di Jl. Veteran. Mulai dari duku, apel, jeruk, langsep, peer, nangka, durian dan klengkeng. Rekan wartawan yang paling rutin membeli buah untuk dimakan bersama, Babun Wahyudi.

Post a Comment

0 Comments